Search
Close this search box.

Sosialisasi UMKM Ultra Mikro, La Tinro Minta 70 Pelaku Usaha Manfaatkan Program Ini

JAKARTA, Fraksigerindra.id  —  Sebanyak 70 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mengikuti sosialisasi program Integrasi Ekosistem Ultra Mikro di Gedung Halal Centre, Kecamatan Enrekang, Sabtu (5/6/2021).

Dalam sosialisasi itu menghadirkan sejumlah pemateri yakni Anggota DPR RI fraksi Gerindra, La Tinro La Tunrung, Wapinwil BRI Sulawesi Selatan, Ismael, Vice President PT. Pegadaian, Wadua Assegaf, dan PT PNM Cabang Palopo, Zulfikar Arsyad.

Ketua Panitia, Amran Martin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperluas informasi bagi pelaku UMKM terkait layanan pembiayaan ultra mikro.

Salah satu alasannya, besarnya peran pelaku UMKM sebagai pelaku ekonomi mayoritas di Indonesia.

Untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sebagai upaya mendorong agar pelaku UMKM cepat naik kelas harus dilakukan, karena saat ini ada 99% pebisnis yang masuk kategori mikro.

Melalui pembentukan ekosistem ultra mikro, diharapkan ada banyak pelaku usaha mikro dan ultra mikro yang bisa segera naik kelas.

“Karena mereka berpeluang besar mendapat pembiayaan berbunga rendah pada masa depan,” kata Amran.

 

Sementara La Tinro La Tunrung mengatakan, sosialisasi tersebut sangat positif, sehingga harusnya ini dimanfaatkan dengan baik oleh para UMKM untuk berguru.

Menurutnya, lewat ekosistem ultra mikro itu akan membuka peluang bagi pelaku UMKM mendapatkan pembiayaan bunga rendah untuk meningkatkan usahanya.

Kata kunci yang harus dipegang oleh para pelaku usaha adalah komitmen, kerja keras, dan mau belajar serta berdoa.

“Untuk capai sukses dalam dunia usaha, harus punya semangat, kerja keras, komitmen dan berdoa dalam menjalankan bisnisnya,” ujar La Tinro.

Menurutnya, mindset masyarakat harus diubah jangan berpikir hanya mau jadi ASN saja, tapi harus bercita-cita jadi pengusaha.

Karena kalau jadi pengusaha bisa jadi bos dan akan membuka lapangan kerja bagi orang lain.

“Jadi pengusaha itu mulia, karena kita bisa pekerjakan orang yang bisa menghidupi masyarakatnya. Negaranya tidak akan berhasil jika pengusahanya tidak berhasil,” jelasnya.

 

Facebook
Twitter
WhatsApp