Anggota DPRD Klaten, Marthenny

Upaya mendorong swasembada pangan nasional terus digencarkan. Kali ini, puluhan alat dan mesin pertanian (alsintan) diserahkan kepada kelompok tani di Desa Jatimulyo, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Senin (19/1/2026).

Anggota DPRD Klaten, Marthenny, menyebut bantuan alsintan tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi kelompok tani yang disampaikan melalui Wakil Bupati Klaten hingga ke Wakil Menteri Pertanian.

“Pengajuan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu. Tinggal menunggu momentum, dan akhirnya diserahkan beberapa hari terakhir melalui dinas kepada kelompok tani di Desa Jatimulyo. Ini murni aspirasi masyarakat yang diperjuangkan oleh Partai Gerindra,” ujar Marthenny.

Legislator Gerindra itu menjelaskan, penyaluran alsintan dilakukan secara bertahap sejak Juli 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, bantuan yang telah disalurkan meliputi 21 unit traktor roda empat, 30 unit traktor roda dua, tujuh unit roller, dan tujuh unit kultivator.

Selain itu, terdapat tiga unit drone pertanian dan satu unit pompa air. Masih ada tambahan aspirasi dari Wakil Menteri Pertanian berupa dua unit traktor roda dua yang diserahkan saat kunjungan Wakil Presiden di Kecamatan Kalikotes.

“Ke depan masih akan ada bantuan susulan, termasuk drone pertanian dan alsintan roda empat. Harapannya, Klaten benar-benar bisa menjadi daerah penyangga swasembada pangan sesuai prioritas Presiden,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatimulyo, Dwi Subagyo, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran alsintan sangat membantu petani yang selama ini masih bergantung pada tenaga kerja dari luar desa.

“Selama ini kami harus mendatangkan tenaga dari luar. Dengan adanya traktor dan alsintan ini, warga kami sendiri bisa mengelola lahan. Pola tanam menjadi lebih teratur dan hasil pertanian diharapkan meningkat,” ungkapnya.

Desa Jatimulyo memiliki luas lahan pertanian sekitar 63 hektare dengan pola tanam padi dua kali dan jagung satu kali dalam setahun. Kendala utama yang dihadapi petani adalah persoalan air, baik saat musim hujan maupun kemarau.

“Namun, kendala tersebut masih bisa diantisipasi melalui sistem pengairan yang ada. Kami optimistis dengan dukungan alsintan ini, target swasembada pangan dapat tercapai. Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga benar-benar bermanfaat bagi petani,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp