Sebagai upaya mencegah abrasi di wilayah pesisir sekaligus wujud kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu melakukan aksi nyata dengan menanam 1.200 pohon mangrove di pesisir Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kader Partai Gerindra, para ketua PAC se-Kabupaten Indramayu, serta anggota legislatif dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Indramayu.
Ketua DPC Partai Gerindra Indramayu, H. Kasan Basari, SH, menegaskan bahwa abrasi bukan sekadar persoalan alam, melainkan ancaman serius bagi masa depan yang harus ditangani dengan langkah nyata sejak dini.
“Penanaman mangrove hari ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan, kepedulian, dan tanggung jawab kita terhadap alam,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.
“Pohon mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami pantai, penahan abrasi, sekaligus habitat berbagai biota laut. Meski hasilnya tidak langsung kita nikmati, manfaatnya akan dirasakan oleh anak cucu kita kelak,” tuturnya.
Kasan berharap gerakan penanaman mangrove ini dapat membantu memulihkan kawasan pesisir Indramayu yang terdampak abrasi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita rawat mangrove ini dan terus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.