Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, melakukan kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Sumatera Selatan untuk menyerap masukan terkait sektor pertanian. Dalam pertemuan dengan pemerintah daerah dan dinas terkait, perempuan yang akrab disapa Titiek Soeharto itu mengapresiasi capaian produksi pertanian daerah yang telah mencatatkan surplus. Namun demikian, ia menilai masih terdapat hambatan utama pada sektor irigasi.
Menurut Titiek, kondisi saluran irigasi yang belum optimal menyebabkan petani di sejumlah wilayah hanya mampu melakukan panen satu kali dalam setahun.
“Kalau irigasi primer dan tersier bisa diperbaiki, panen seharusnya bisa lebih dari dua kali dalam setahun. Ini akan kami perjuangkan di pusat,” tegasnya usai pertemuan di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/12/2025).
Selain persoalan irigasi, Komisi IV DPR RI juga menyoroti kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk mendukung operasional alat dan mesin pertanian (alsintan). Menurut Titiek, ketersediaan BBM menjadi faktor penting agar bantuan alsintan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak mangkrak di lapangan.
Sementara itu, terkait distribusi pupuk, dilaporkan berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala berarti di daerah.
Legislator Gerindra itu menegaskan, seluruh masukan yang disampaikan oleh pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan akan dibawa dan dibahas bersama kementerian terkait guna dicarikan solusi terbaik demi peningkatan produksi pertanian di Sumatera Selatan.