Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menegaskan pentingnya pengawalan gerakan literasi secara berkelanjutan di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini disampaikannya dalam kunjungan kerja reses Komisi X di Semarang, Jumat (25/7/2025).
“Kita pernah mencanangkan gerakan menangani darurat literasi. Tapi gerakan ini tidak boleh berhenti harus terus dikawal dan diperluas ke seluruh pelosok Indonesia,” ujar Himmatul.
Ia mengapresiasi peningkatan indeks literasi di Jawa Tengah, namun mengingatkan bahwa tantangan di lapangan masih nyata. Menurutnya, Pemprov Jawa Tengah harus meningkatkan upaya secara menyeluruh, tidak hanya mengejar capaian angka, tetapi juga melakukan pemetaan detail di wilayah-wilayah dengan tingkat literasi rendah.
“Jangan cepat puas dengan angka. Harus ada data akurat soal daerah mana saja yang masih tertinggal, agar intervensinya tepat dan hasilnya signifikan, baik secara total maupun parsial,” tegasnya.
Himmatul juga menyoroti pentingnya kesinambungan kebijakan. Ia mengingatkan bahwa hasil kerja Panitia Kerja (Panja) Peningkatan Literasi dan Tenaga Perpustakaan (PLTP) Komisi X DPR RI pada periode sebelumnya perlu ditindaklanjuti secara konkret.
“Kesimpulan Panja PLTP jangan berhenti di atas kertas. Meski ada perubahan struktur pemerintahan dan kementerian, sinkronisasi gerakan literasi harus diperkuat dan dijalankan secara konsisten,” katanya.
Komisi X DPR RI, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong penguatan literasi melalui kebijakan, dukungan anggaran, serta kolaborasi lintas sektor. Ia berharap gerakan literasi benar-benar menyentuh semua lapisan masyarakat dan tidak hanya menjadi slogan semata.