Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Mulan Jameela, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang telah menghentikan sementara aktivitas tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Mulan menyuarakan harapan agar penghentian tersebut menjadi keputusan permanen, mengingat potensi kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.

“Kita harapkan bisa stop permanen. Semoga segera ada solusi agar Raja Ampat bisa kembali menjadi surga dunia,” ujar Mulan, Selasa (10/6/2025).

Menurutnya, keindahan alam Raja Ampat yang dikenal sebagai salah satu surga dunia harus dilestarikan, bukan dieksploitasi.

“Raja Ampat memiliki keindahan luar biasa. Sebagai bangsa, kita seharusnya menjaga dan melestarikan kekayaan ini untuk generasi mendatang,” lanjutnya.

Mulan juga menyoroti keberadaan lima perusahaan tambang nikel yang beroperasi di wilayah tersebut, yaitu PT Gag Nikel, PT Anugerah Surya Pratama, PT Kawei Sejahtera Mining, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Nurham. Ia mengaku terkejut bahwa izin usaha pertambangan (IUP) perusahaan-perusahaan ini telah terbit sejak 2017 dan mulai beroperasi sejak 2018, namun tidak banyak diketahui publik.

“Anehnya, izin itu sudah ada sejak 2017 dan mulai beroperasi tahun 2018, tapi tidak sampai mencuat ke permukaan,” ungkap Mulan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan, khususnya di wilayah-wilayah konservasi dan destinasi wisata unggulan nasional seperti Raja Ampat.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp