DPC Partai Gerindra Kabupaten Badung bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran hebat yang menghanguskan pemukiman semi-permanen dan gudang rongsokan seluas sekitar 4–5 hektare di Banjar Margaya, Jalan Jatayu, Gang H, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.
Bantuan diserahkan langsung Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Badung, I Wayan Disel Astawa, S.E., didampingi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, Wayan Puspa Negara dan jajaran kader di posko penanggulangan bencana, Kamis (3/9/2026).
Meski lokasi kebakaran secara administratif berada di Kota Denpasar, Gerindra Badung tetap turun tangan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga yang terdampak.
“Saya datang bersama pengurus Partai Gerindra Badung. Meskipun lokasi kebakaran ada di wilayah Kota Denpasar, sebagai manusia kita punya rasa kemanusiaan untuk turut membantu meringankan beban warga yang terkena musibah,” ujar Disel Astawa.
Dalam aksi tersebut, Gerindra Badung menyerahkan paket sembako berupa mie instan, telur, dan minyak goreng, serta bantuan tunai Rp10 juta. Partai juga menyiapkan sejumlah kebutuhan mendesak warga, termasuk tandon air berkapasitas 2.000 liter, kompor, dan perlengkapan pakaian dalam.
“Hari ini kita sumbangkan sembako, mi, telur, minyak goreng, dan uang Rp10 juta. Karena kebutuhan warga katanya pakaian dalam dan tandon air, besok akan dikirim tandon ukuran 2.000 liter, kompor, serta kebutuhan pakaian dalam,” jelasnya.
Disel Astawa juga menyampaikan dukungan moral kepada para korban agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah yang berdampak pada ratusan warga.
Selain bantuan logistik, ia menyoroti penanganan pasca kebakaran, khususnya tumpukan rongsokan yang masih berpotensi menimbulkan api kembali. Menurutnya, area terdampak perlu segera ditata dan diratakan menggunakan alat berat.
“Harapan saya, karena kejadiannya 4 hektare lebih dengan berbagai rongsokan, pemerintah kabupaten/kota bersama provinsi segera menindaklanjuti dan mengevaluasi. Sampah yang tertimbun bisa mengakibatkan gelembung gas sehingga berpotensi menciptakan api kembali,” tegasnya.
Ia meminta pemerintah segera melakukan penanganan agar bara api yang tersisa tidak kembali memicu asap maupun kebakaran.
“Saya harap Pak Gubernur berkoordinasi dengan Wali Kota Denpasar dan Pemkab Badung yang juga berbatasan langsung. Mari kita bersatu padu untuk membantu masyarakat kita yang terdampak musibah kebakaran ini,” pungkas Disel Astawa.