Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa berbagai persoalan strategis yang selama puluhan tahun membayangi bangsa Indonesia mulai berhasil diselesaikan dalam 20 bulan pertama pemerintahannya. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Presiden mengungkapkan, pada 18 bulan pertama pemerintahannya telah berhasil diselesaikan 108 persoalan kronis bangsa melalui berbagai kebijakan strategis. Memasuki bulan ke-20, Presiden meyakini jumlah persoalan yang berhasil ditangani terus bertambah seiring dengan capaian pembangunan di berbagai sektor.

“Dalam buku yang sudah dibagikan kepada saudara-saudara, telah dicatat 108 masalah kronis bangsa yang kita pecahkan melalui berbagai keputusan pada 18 bulan pertama pemerintahan. Sekarang pemerintahan kita telah berjalan 20 bulan. Tentu sudah lebih banyak lagi persoalan yang kita selesaikan,” ujar Presiden.

Salah satu capaian yang disoroti Presiden adalah berdirinya Bank Emas Indonesia, yang disebut sebagai yang pertama dalam sejarah Republik Indonesia. Dalam waktu satu tahun beroperasi, bank tersebut telah mengelola 153 ton emas dengan nilai sekitar 20 miliar dolar Amerika Serikat, yang dinilai menjadi salah satu penguatan fondasi ekonomi nasional.

“Dalam satu tahun, bank yang kita dirikan satu tahun yang lalu sekarang sudah mengelola emas senilai 20 miliar dolar. Ini juga kekuatan ekonomi yang dilihat oleh dunia. Saya percaya pada tahun-tahun mendatang nilainya akan terus meningkat. Jadi ternyata diam-diam kita telah mencapai prestasi-prestasi yang berskala dunia,” kata Presiden.

Di bidang reformasi hukum, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah menaikkan gaji hakim setelah tidak mengalami penyesuaian selama 12 tahun. Pemerintah juga memprioritaskan penyediaan perumahan bagi para hakim sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan, kehormatan, dan integritas lembaga peradilan.

Sementara itu, di sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah telah memberikan pengampunan kredit macet bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sejak November 2024 agar para pelaku usaha dapat kembali mengembangkan usahanya.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan ekonomi desa melalui pembangunan jembatan desa, Kampung Nelayan Merah Putih, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga saat ini lebih dari seribu koperasi telah beroperasi, dengan target sebanyak 30 ribu koperasi aktif pada akhir 2026.

Menurut Presiden, koperasi tersebut akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang terintegrasi, dilengkapi gudang, *cold storage*, armada distribusi, gerai, bengkel alat dan mesin pertanian, hingga berfungsi sebagai penyalur berbagai barang bersubsidi.

“Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, sekarang pemerintah akan punya jalur, akan punya suatu pegangan rantai pasok, supply chain, retail chain, dari pusat sampai ke desa,” tegas Presiden.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun Indonesia yang lebih mandiri, tangguh, dan berdaulat. Pemerintah, lanjut Presiden, akan terus mempercepat pelaksanaan program-program strategis agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan merata oleh seluruh rakyat Indonesia.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp