Kehadiran para pejabat negara dan tokoh bangsa mewarnai gelar griya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menunjukkan kebersamaan para pemimpin dalam suasana Lebaran.
Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, serta Presiden ke-7 Joko Widodo. Kehadiran mereka mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional yang tetap terjalin dalam suasana kekeluargaan.
Selain itu, para pimpinan lembaga negara dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dan berbaur dalam suasana hangat di Istana Merdeka. Mereka bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo sekaligus merayakan Idul Fitri bersama.
Presiden Prabowo menyambut para tamu didampingi putranya, Didit Hediprasetyo. Suasana akrab terlihat saat Presiden berjabat tangan dan berbincang singkat dengan para undangan.
Menariknya, kehadiran para pejabat dalam gelar griya ini tidak bersifat wajib. Presiden sebelumnya telah mengarahkan agar acara tersebut tidak mewajibkan kehadiran pejabat negara, sehingga kehadiran para tokoh sepenuhnya dilandasi niat pribadi untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan kebangsaan.
Gelar griya Idul Fitri tahun ini menjadi ruang pertemuan yang sarat makna mempererat persaudaraan, merawat harmoni antara pemimpin, serta menegaskan bahwa persatuan tetap menjadi fondasi utama dalam perjalanan bangsa menuju masa depan.