Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan dan bonus yang diberikan negara kepada atlet berprestasi bukan sekadar pembayaran, melainkan amanah dan tabungan masa depan atas pengorbanan serta dedikasi mereka kepada bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan penghargaan kepada atlet peraih prestasi pada ajang SEA Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

“Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya justru untuk menjadi tabungan di masa yang akan datang. Ini bukan sekadar membayar upah, tetapi bentuk penghargaan,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menekankan bahwa prestasi di tingkat internasional lahir dari pengorbanan besar, baik waktu, tenaga, maupun kenyamanan hidup, serta membutuhkan ketangguhan mental yang kuat.

“Menjadi atlet internasional membutuhkan mental yang khusus. Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional,” tegasnya.

Presiden juga menyoroti semangat juang atlet yang tetap bertanding meski berada dalam kondisi sulit, termasuk atlet eventing berkuda yang berlaga meski mengalami cedera. Menurut Presiden, semangat tersebut merupakan teladan yang layak dihargai, seraya mengapresiasi langkah Panglima TNI yang memberikan kenaikan pangkat kepada atlet tersebut.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa bonus atlet dan pelatih disalurkan secara transparan dan langsung kepada penerima. Kemenpora juga membekali atlet dan pelatih dengan literasi keuangan sesuai arahan Presiden.

Presiden Prabowo pun berpesan agar bonus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Ia menegaskan negara akan terus hadir menghargai perjuangan atlet yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Sebagai informasi, atlet perorangan peraih emas menerima bonus Rp1 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157,5 juta. Atlet ganda peraih emas mendapat Rp800 juta, perak Rp252 juta, dan perunggu Rp126 juta. Atlet beregu peraih emas memperoleh Rp500 juta, perak Rp220,5 juta, dan perunggu Rp110,25 juta.

Para pelatih juga mendapatkan bonus sesuai kategori dan capaian prestasi atlet yang dibinanya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp