Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian, menegaskan bahwa Komisi XII akan mencermati perkembangan inovasi bahan bakar baru “BBM Bobibos” yang tengah menjadi sorotan publik. Ia menyambut baik hadirnya inovasi, namun menekankan pentingnya pembuktian ilmiah atas seluruh klaim yang disampaikan.
“Setiap inovasi itu baik. Tapi semuanya perlu pembuktian apakah kualitasnya tepat untuk digunakan masyarakat. Itu yang harus diuji,” ujar Ramson di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).
Ramson juga mendukung penuh langkah Kementerian ESDM yang akan melakukan uji teknis terhadap Bobibos. Menurutnya, pengujian adalah syarat mutlak agar produk BBM dapat dipastikan aman dan sesuai standar nasional.
Dalam beberapa pekan terakhir, publik ramai membahas Bobibos, BBM berbahan dasar jerami yang diklaim ramah lingkungan. Produk ini dikembangkan PT Inti Sinergi Formula dan hadir dalam dua varian: putih untuk mesin bensin dan merah untuk mesin diesel. Founder Bobibos, M. Ikhlas, mengklaim jerami dari 1 hektare sawah dapat menghasilkan sekitar 3.000 liter BBM, dengan nilai oktan RON 98–98,1.
Bobibos juga mengumumkan telah menandatangani MoU dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk pengembangan lanjutan. Namun, Kementerian ESDM menegaskan bahwa produk tersebut tetap harus melalui seluruh uji kelayakan resmi sebelum dapat dipasarkan.
Legislator Gerindra itu menutup dengan menegaskan bahwa Komisi XII mendukung inovasi energi, namun memastikan semua klaim harus diuji secara ilmiah dan sesuai regulasi. Komisi XII akan terus memantau hasil uji teknis Bobibos dari lembaga terkait di bawah Kementerian ESDM.