Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, mendorong penggunaan teknologi inovatif untuk mengatasi persoalan sedimentasi sungai yang selama ini hanya ditangani melalui pengerukan. Hal itu ia sampaikan saat Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI ke Bendungan Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (28/8/2025).

Menurut Novita, pengerukan bukan solusi jangka panjang karena sedimentasi akan terus kembali dalam waktu singkat.

“Kalau kita selalu mengandalkan pengerukan, sebentar saja sedimentasi sudah muncul lagi. Terus ditumpuk lagi. Ada tidak teknologi yang bisa lebih efektif?” ujarnya.

Ia mencontohkan kondisi di daerah pemilihannya, Cilacap, yang menghadapi masalah serupa di Sungai Kaliyasa dan Segara Anakan. Novita menyebut pernah mendapat penjelasan dari pejabat teknis Kementerian Pekerjaan Umum bahwa ada teknologi baru yang lebih efektif sekaligus lebih hemat biaya untuk mengatasi sedimentasi.

“Saya ingin memastikan, apakah informasi itu benar, bahwa ada teknologi baru yang bisa mengatasi sedimentasi tanpa harus terus-menerus dikeruk,” tambahnya.

Novita menegaskan perlunya pemerintah mencari terobosan teknologi agar masalah sedimentasi tidak terus membebani anggaran negara.

“Kalau hanya mengandalkan pengerukan, biayanya besar dan hasilnya tidak bertahan lama. Harus ada inovasi teknologi yang bisa jadi solusi jangka panjang,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp