Anggota DPR RI, Novita Wijayanti, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Persada Indonesia Y.A.I. (UPI YAI) dengan predikat Cum Laude Sempurna setelah menempuh studi selama tiga tahun.
Sidang promosi terbuka tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota BURT DPR RI, jajaran pejabat Sekretariat Jenderal DPR RI, serta keluarga dan kolega. Disertasi Novita dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Ir. Anoesyirwan Moeins, M.Sc., M.M. dan Co-Promotor Dr. Ir. Eka Rakhmat Kabul, M.Sc.
Dalam penelitiannya, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ini merumuskan Model Kemandirian Pegawai DPR RI, sebuah model transformasi manajemen kepegawaian berbasis New Public Management (NPM). Model tersebut membagi pegawai DPR RI ke dalam dua kategori utama: pegawai publik (ASN dan Tenaga Sistem Pendukung) serta pegawai yang direkrut melalui jalur politik (Tenaga Ahli dan Staf Administrasi Anggota). Pembagian ini dilengkapi dengan struktur manajemen sederhana namun fleksibel, berbasis sistem merit, dan memiliki landasan hukum yang jelas.
Dalam sidang promosi, Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menyampaikan harapan agar hasil disertasinya dapat ditindaklanjuti melalui telaah kebijakan internal di Kesetjenan DPR RI bersama BURT. Ia menekankan pentingnya penerapan Model Kemandirian Pegawai DPR RI untuk memperkuat profesionalisme dan efektivitas sistem pendukung parlemen.
“Model ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kelembagaan DPR RI sekaligus menjadi pijakan kebijakan internal yang memperkuat profesionalisme, efektivitas, dan keberlanjutan kinerja parlemen. Saya berharap hasil penelitian ini dapat ditindaklanjuti secara konkret dalam kebijakan internal DPR RI,” ujar Novita.
Ketua BURT DPR RI, Rizki Natakusumah, mengapresiasi pencapaian ini dan menilai Model Kemandirian Pegawai DPR RI sebagai kontribusi strategis yang sejalan dengan agenda penguatan tata kelola internal DPR RI.
Dengan predikat Cum Laude Sempurna, Novita Wijayanti menjadi teladan bahwa pengabdian sebagai wakil rakyat dapat berjalan seiring dengan pencapaian akademik tertinggi serta inovasi kebijakan yang berdampak nyata bagi lembaga.