Ketua Tim Kunjungan Pansus Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI, T.A Khalid, menegaskan bahwa pembentukan RUU Daerah Kepulauan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan keadilan pembangunan bagi wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik berbeda dengan daerah daratan.
Menurutnya, regulasi tersebut diperlukan agar potensi kemaritiman Indonesia dapat dikelola secara optimal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun posisi geografis yang strategis. Potensi tersebut harus menjadi penggerak ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan,” ujar T.A Khalid dalam Kunjungan Kerja Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI di Batam, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan daerah kepulauan tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya laut, tetapi juga harus menjawab persoalan ketimpangan pembangunan, terutama dalam aspek pelayanan publik, infrastruktur, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Menurut T.A Khalid, karakteristik daerah kepulauan membutuhkan pendekatan pembangunan yang berbeda karena wilayahnya tersebar dalam banyak pulau dengan tantangan geografis yang kompleks.
“Daerah kepulauan memiliki tantangan berbeda, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Karena itu, diperlukan regulasi khusus agar pemerintah daerah memiliki instrumen yang memadai dalam menjalankan pembangunan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menilai RUU Daerah Kepulauan merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis kepulauan sekaligus menjalankan amanat konstitusi yang mengakui kekhususan wilayah tersebut.
Melalui regulasi ini, DPR berharap pembangunan di daerah kepulauan dapat berlangsung lebih adil, pemerataan ekonomi semakin kuat, serta masyarakat di seluruh wilayah Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.