Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Probolinggo, Firdaus Amin

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Probolinggo, Firdaus Amin, mendampingi Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris dalam perayaan tradisi Petik Laut di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (11/7/2026).

Tradisi tahunan masyarakat pesisir tersebut berlangsung khidmat dan meriah. Ribuan warga memadati kawasan pantai untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan doa bersama, pengajian, hingga pelarungan sesaji ke tengah laut sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki dari hasil laut.

Firdaus Amin mengatakan, Petik Laut bukan sekadar seremoni budaya, melainkan warisan kearifan lokal yang sarat makna dan filosofi kehidupan.

“Dengan mempersembahkan hasil bumi dan laut, masyarakat mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang diterima sekaligus memanjatkan harapan akan keselamatan dan kemakmuran. Sesaji yang dilarungkan menjadi simbol penghormatan terhadap tradisi dan leluhur yang telah mengakar di tengah masyarakat,” ujar Firdaus.

Menurutnya, Petik Laut telah menjadi identitas budaya masyarakat pesisir yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Tradisi tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia dan alam demi keberlangsungan hidup masyarakat nelayan.

Sementara itu, Bupati Probolinggo Gus Haris menyebut Desa Banjarsari memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan. Dari total 8.323 penduduk, sekitar 250 orang berprofesi sebagai nelayan dengan lebih dari 200 armada kapal yang beroperasi.

“Ini menunjukkan bahwa sektor perikanan menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Desa Banjarsari,” katanya.

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen terus memberikan perhatian dan dukungan kepada para nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Gus Haris juga menyerahkan bantuan alat keselamatan berupa pelampung sebagai upaya meningkatkan keamanan nelayan saat melaut.

Ia menegaskan, Petik Laut bukan hanya menjadi momentum memperkuat rasa syukur dan kebersamaan, tetapi juga sarana mempromosikan kekayaan budaya Kabupaten Probolinggo. Tradisi ini dinilai mampu menarik ribuan pengunjung sehingga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mendukung perekonomian daerah.

Petik Laut merupakan tradisi khas masyarakat pesisir Desa Banjarsari yang digelar setiap pertengahan bulan Suro. Tradisi ini menjadi wujud syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil laut sekaligus doa agar para nelayan senantiasa diberi keselamatan dan dijauhkan dari segala marabahaya.

Lebih dari sekadar ritual adat, Petik Laut mencerminkan filosofi masyarakat pesisir tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Nilai-nilai tersebut menjadi alasan tradisi ini tetap lestari dan diwariskan dari generasi ke generasi di Bumi Banger, Kabupaten Probolinggo.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp