Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, menyambut positif kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung selama dua minggu. Menurutnya, penghentian sementara operasi militer ini membuka peluang bagi diplomasi damai yang lebih konstruktif.

Husein menilai kesepakatan tersebut menjadi momentum penting untuk menurunkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang selama ini memicu kekhawatiran global.

“Dunia berharap momen ini dapat berlanjut menjadi proses dialog yang lebih permanen demi stabilitas kawasan,” ujar Husein, Kamis (9/4/2026).

Legislator Gerindra itu menambahkan, langkah de-eskalasi yang dilakukan kedua negara sejalan dengan sikap konsisten Indonesia yang mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan dialog.

Husein juga menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia aktif menyuarakan pentingnya perdamaian global serta penyelesaian konflik tanpa kekerasan.

“Presiden Prabowo sejak awal menegaskan bahwa konflik bersenjata hanya akan memperpanjang penderitaan rakyat sipil. Karena itu, Indonesia terus mendorong solusi damai dan dialog antar negara,” ungkapnya.

Sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk terus mendorong diplomasi perdamaian di berbagai forum internasional. Melalui BKSAP DPR RI, Husein menegaskan parlemen akan terus memperkuat peran diplomasi dalam mendukung berbagai inisiatif perdamaian global.

“Kita berharap gencatan senjata ini tidak berhenti sebagai jeda konflik semata, tetapi menjadi pintu masuk bagi kesepakatan damai yang lebih permanen. Indonesia siap berperan aktif bersama komunitas internasional untuk menjaga stabilitas dan perdamaian dunia,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp