Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja, bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, menyalurkan bantuan armada motor roda tiga di wilayah Bukit Nusa Indah, Senin (2/2/2026). Armada tersebut diperuntukkan bagi RW 14, RW 15, dan RW 17 guna menunjang kinerja bank sampah sekaligus memperlancar distribusi bantuan lingkungan dari Pemerintah Provinsi Banten.
Maria Teresa Suhardja menyampaikan bahwa bantuan armada ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
“Motor roda tiga ini diharapkan bisa mempermudah kerja bank sampah, mulai dari pengangkutan hingga pengolahan sampah dari rumah warga. Ini bukan sekadar bantuan alat, tapi bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan bersama,” ujar Maria Teresa.
Penyaluran armada tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Gubernur Banten, Andra Soni, yang mendorong solusi pengelolaan sampah ramah lingkungan melalui bantuan toren POC (pupuk organik cair) dan biogas. Kehadiran sarana pendukung ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus mengurangi beban lingkungan di kawasan permukiman.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menangani persoalan sampah.
“Masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Perlu sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, komunitas, dan masyarakat. Apa yang dilakukan hari ini adalah contoh kolaborasi yang konkret dan berdampak langsung,” jelas Yudi.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Komunitas Banksasuci, yang selama ini aktif mendorong pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan kolaboratif mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan di perkotaan.
Selain di Bukit Nusa Indah, armada motor roda tiga juga diturunkan di wilayah Perumahan Serpong Green Park (SGP), Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, untuk memperluas jangkauan pelayanan bank sampah dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Maria Teresa menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program lingkungan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Harapannya, bank sampah tidak hanya menjadi tempat pengelolaan limbah, tetapi juga pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan gerakan perubahan perilaku masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” pungkasnya.