Dalam rangka menyongsong HUT ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 6 Februari 2026, DPD Partai Gerindra Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi penghijauan dengan menanam ribuan pohon di kawasan Jalur 40, Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Kamis (29/1/2025).
Kegiatan ini menjadi simbol refleksi perjalanan 18 tahun Gerindra sekaligus penegasan komitmen politik yang berpihak pada rakyat dan keberlanjutan lingkungan. Momentum tersebut juga dimaknai sebagai ungkapan syukur atas capaian politik nasional Gerindra yang mengantarkan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia.
Aksi penghijauan dihadiri Sekda Kota Kupang Jefry Pelt, jajaran pengurus DPD Gerindra NTT, DPC Gerindra Kota Kupang, serta struktur partai hingga tingkat ranting.
Ketua Panitia HUT Gerindra ke-18 NTT, Stenly Boymau, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud politik kerja nyata, bukan sekadar seremoni. Menurutnya, penanaman pohon dipilih sebagai respons atas tantangan lingkungan seperti banjir, longsor, dan krisis air.
“Sepanjang rangkaian HUT ke-18, kami telah menanam hampir 1.500 anakan pohon dari BPDAS. Jika memungkinkan, kami siap menanam hingga 18.000 pohon sesuai usia Gerindra,” ujarnya.
Dari total bibit, sekitar 70 persen merupakan tanaman produktif seperti mangga, kelengkeng, jambu air, dan nangka, sementara 30 persen tanaman penghijauan. Konsep ini diharapkan memberi manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekda Kota Kupang Jefry Pelt mengapresiasi inisiatif Gerindra yang memilih Jalur 40 sebagai lokasi penghijauan karena memiliki peran strategis sebagai daerah tangkapan air dan penyangga ekologis kota.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.