Anggota BKSAP DPR RI, Ruby Chairani Syiffadia, menekankan pentingnya peran perempuan dan generasi muda dalam membangun perdamaian dan menciptakan solusi berkelanjutan terhadap konflik global. Hal ini ia sampaikan usai menghadiri 12th Conference of Muslim Women Parliamentarians, bagian dari rangkaian Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), di Gedung Nusantara, Jakarta, Selasa (13/5/2025).
“Sebagai anggota parlemen yang muda dan juga perempuan, penting bagi kita menyuarakan aspirasi generasi muda, khususnya perempuan,” ujarnya.
Ruby menilai investasi terhadap perempuan muda sebagai kunci pembangunan perdamaian yang berkelanjutan dan penyelesaian konflik yang efektif. Ia juga menyoroti pentingnya empati dalam kepemimpinan politik, terutama dari para perempuan, guna menciptakan kebijakan yang inklusif.
“Perempuan di politik harus memiliki empati tinggi, karena dari sanalah lahir solusi yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh dalam pemberdayaan perempuan, apalagi mayoritas pemilih dalam pemilu terakhir adalah perempuan.
Srikandi Gerindra ini juga menyerukan pentingnya kolaborasi antar-parlemen negara-negara anggota OKI dalam menangani isu perempuan, baik secara nasional maupun global.
“Solusi harus dicari bersama, tidak hanya oleh parlemen Indonesia, tapi juga melalui kerja sama dengan negara sahabat,” pungkasnya.