Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam mengkonsumsi berbagai produk yang kini mudah didapatkan di pasar bebas, baik secara langsung maupun melalui platform daring.

“Saat ini banyak beredar produk makanan, kosmetik, dan obat-obatan di pasar bebas, termasuk secara online. Jangan mudah tertipu oleh kemasan menarik dan iklan yang menyesatkan,” ujar Ade di hadapan ratusan warga saat kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama BPOM di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Jumat (9/5/2025.

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan KLIK Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa sebelum membeli dan mengkonsumsi obat. Menurutnya, BPOM tidak akan memberikan izin edar obat tanpa pengawasan tenaga kesehatan, karena konsumsi obat tanpa pengawasan dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.

Ade juga menyoroti maraknya peredaran obat ilegal secara online yang kerap menggunakan jasa pengiriman tanpa pengawasan resmi. Untuk itu, ia menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI bersama BPOM terus aktif mengawasi dan memberantas peredaran obat dan makanan berbahaya.

Terkait pangan, Ade menyebutkan bahwa BPOM tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM agar dapat menghasilkan produk yang aman dan berkualitas.

“Melalui kegiatan pemberdayaan seperti KIE ini, saya berharap masyarakat semakin bijak dalam memilih obat dan makanan yang aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp