Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, I Dewa Gde Agung Widiarsana memaparkan tiga fokus kerja di awal masa jabatannya sebagai wakil rakyat dari Bali di tingkat pusat.

Penegasan tersebut disampaikan setelah pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan sebagai Anggota DPR RI masa bakti 2024-2029 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024).

Agung Widiarsana mengaku bahwa agenda pelantikan dan sumpah jabatan sangat berkesan bagi dirinya, yang saat itu didampingi oleh keluarga dan relawannya. “Mohon doanya agar saya bisa melanjutkan dan berkarya dengan baik untuk kemajuan masyarakat Bali,” ungkap Agung Widiarsana.

Fokus kerja pertama yang akan dilakukan adalah mengatasi kemacetan. Ia menyatakan bahwa langkah awalnya adalah berkoordinasi untuk mencari solusi terkait masalah kemacetan yang telah menjadi isu serius di Bali.

“Kemacetan di Bali sudah terlalu parah, jadi kita perlu mencari solusi bersama. Mungkin jalur darat perlu diubah, atau kita bisa melakukan terobosan seperti pembangunan MRT,” ujarnya.

Menurutnya, kemacetan juga berdampak pada sektor-sektor lain, terutama pariwisata yang merupakan andalan pendapatan masyarakat Bali. Ia yakin bahwa jika kemacetan dapat diatasi, kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Bali akan meningkat, yang pada gilirannya akan menambah jumlah kunjungan wisatawan.

Fokus kedua adalah mengatasi permasalahan sampah. Agung Widiarsana menekankan bahwa meski berbagai upaya telah dilakukan, masalah sampah tetap menjadi tantangan utama. Kerja sama dengan pihak terkait dan keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kita harus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait dan terus mengawasi serta membuka komunikasi untuk kebaikan Bali,” ucapnya.

Fokus ketiga adalah pengadaan air bersih, yang masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya teratasi. Agung Widiarsana menyatakan bahwa ia telah sering menyuarakan pentingnya akses air bersih bagi masyarakat.

“Air bersih sangat penting untuk masyarakat. Setiap kali saya datang ke dapil, itu adalah kebutuhan utama yang disampaikan masyarakat,” sebutnya.

Ia berharap dukungan penuh dari masyarakat Bali agar program kerja dan rencana kerjanya dapat berjalan sesuai dengan harapan. Agung Widiarsana juga menyampaikan bahwa ia akan menunggu penugasan, arahan, dan instruksi dari pimpinan Partai Gerindra serta fraksinya terkait penempatan di Komisi-komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) DPR RI.

“Saya siap mengikuti instruksi dari partai, dimanapun ditempatkan,” tutupnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp