Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati mengumumkan rencananya untuk membentuk kaukus parlemen muda. Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap banyaknya wajah baru dan generasi muda yang kini menghiasi parlemen. Saras merasa optimis dengan hadirnya generasi milenial dan Gen-Z di lembaga legislatif.
“Banyak wajah lama, tetapi juga banyak wajah baru. Ini menyemangati kita semua, terutama yang mewakili mayoritas penduduk Indonesia dari generasi Z dan milenial, yang mencapai 52%,” ujar Rahayu Saraswati di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2024).
Srikandi Gerindra ini percaya bahwa jumlah anggota parlemen muda akan terus meningkat ke depannya. Dia merencanakan untuk membentuk kaukus yang akan menjadi perwakilan anak muda di bawah usia 40 tahun, yang mencakup generasi milenial dan Gen-Z.
“Kita akan membentuk kaukus parlemen muda yang menjadi perwakilan dari anak muda di bawah 40 tahun,” katanya.
Saras menekankan pentingnya keterwakilan generasi muda di parlemen, mengingat bonus demografi Indonesia, di mana 52% populasi adalah generasi muda, perlu didukung untuk pembangunan bangsa.
Menurut Saras, generasi muda adalah kunci untuk memanfaatkan bonus demografi ini dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan target mencapai 8% sesuai visi Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Kita perlu generasi muda berkontribusi dan terlibat dalam pembangunan bangsa, terutama melalui perwakilan mereka di DPR,” jelasnya.
Saras juga menyampaikan bahwa akan ada penambahan komisi di parlemen, namun para anggota baru akan menunggu pembentukan jumlah kabinet terlebih dahulu.