Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Penyambutan berlangsung melalui upacara resmi kenegaraan yang menandai dimulainya rangkaian pertemuan kedua kepala negara untuk memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral Indonesia-Mesir.

Suasana penyambutan terasa sejak iring-iringan kendaraan Presiden El-Sisi mendekati kawasan Monumen Nasional (Monas). Sebanyak 17 pasukan motoris dan 80 pasukan berkuda mengawal bagian depan rombongan, sementara 65 pasukan berkuda mengiringi dari belakang menuju Kompleks Istana Kepresidenan.

Di sepanjang kawasan Monas, ribuan pelajar dan masyarakat menyambut kedatangan Presiden El-Sisi dengan melambaikan bendera Indonesia dan Mesir. Sambutan serupa berlanjut dari pintu Pertamina hingga gerbang Istana Merdeka.

Presiden El-Sisi tampak membalas lambaian tangan para pelajar dari dalam kendaraannya. Suasana penyambutan juga dimeriahkan dengan penampilan tiga kesenian khas Indonesia, yakni Tari Enggang dari Kalimantan Timur, Tari Piring dari Sumatera Barat, dan Reog Ponorogo dari Jawa Timur.

Setibanya di Istana Merdeka, Presiden El-Sisi disambut langsung oleh Presiden Prabowo. Pertunjukan seni budaya kembali ditampilkan di halaman istana, kali ini melalui Tari Tandok, tarian tradisional Batak Toba yang menjadi bagian dari penyambutan tamu kehormatan.

Kedua kepala negara kemudian mengikuti upacara resmi kenegaraan, termasuk pemeriksaan pasukan kehormatan. Prosesi tersebut turut ditandai dengan salvo 21 tembakan meriam saat lagu kebangsaan Indonesia dan Mesir dikumandangkan sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden El-Sisi.

Usai upacara, Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi saling memperkenalkan delegasi utama dari masing-masing negara. Delegasi Indonesia terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso.

Sementara itu, delegasi Mesir antara lain terdiri atas Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional, dan Urusan Ekspatriat Badr Ahmed Mohamed Abdelatty; Menteri Transportasi Kamel AbdelHady Farag ElWazir; Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mohamed Farid Mohamed Saleh; serta Menteri Perindustrian Khaled Hashem Ali Maher, bersama sejumlah pejabat tinggi kepresidenan dan diplomatik Mesir.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan di Ruang Kredensial Istana Merdeka dengan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu. Kedua pemimpin kemudian menggelar pertemuan tête-à-tête untuk membahas sejumlah isu strategis, sebelum memimpin pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing.

Agenda kunjungan juga mencakup penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota kesepahaman serta dokumen kerja sama, yang dilanjutkan dengan pernyataan pers bersama. Rangkaian kegiatan kenegaraan tersebut kemudian ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan di Istana Negara.

Kunjungan Presiden El-Sisi merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke Mesir pada 2024 dan 2025. Pertemuan di Jakarta ini menjadi kesempatan bagi kedua pemimpin untuk melanjutkan komunikasi tingkat tinggi sekaligus memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama Indonesia-Mesir di berbagai bidang.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp