DPC Partai Gerindra Kota Semarang menggelar kerja bakti dalam Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) di RW 23, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga karena tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga mengeruk sedimentasi Kali Tenggang menggunakan alat berat untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir.
Puluhan kader Gerindra bersama warga membersihkan sampah dedaunan, ranting, dan plastik. Sampah kemudian dibawa ke TPA Jatibarang, sementara material hasil pengerukan sedimentasi diangkut menggunakan truk.
Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, mengatakan Gerakan Indonesia ASRI akan dilaksanakan selama 16 minggu hingga Desember 2026 dengan menyasar 16 titik di Kota Semarang.
“Kegiatan Gerakan Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo, di Kota Semarang akan dilaksanakan selama 16 periode atau 16 minggu sampai dengan Desember,” ujar Joko, didampingi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang, Nunung Sriyanto.
Selain kerja bakti, Gerindra Semarang juga menyiapkan program penghijauan dengan 1.000 bibit pohon yang akan ditanam di berbagai wilayah. Tanaman obat keluarga (toga) turut dibagikan kepada warga untuk mendorong pemanfaatan dan perawatan lingkungan secara berkelanjutan.
Joko menambahkan, kegiatan berikutnya akan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, mulai dari generasi muda hingga ibu-ibu PKK dan organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu, Nunung Sriyanto mengajak masyarakat mendukung Gerakan Indonesia ASRI dengan menjaga kebersihan lingkungan dan merawat pohon yang telah ditanam.
“Termasuk yang sudah ditanami pohon, kami berharap masyarakat berkomitmen untuk merawat pohon tersebut. Dengan program Indonesia ASRI dapat menciptakan lingkungan yang bersih sehingga masyarakat dapat hidup sehat,” kata Nunung.
Melalui kegiatan ini, Gerindra Semarang berharap kepedulian terhadap kebersihan dan penghijauan terus tumbuh, sekaligus membantu mengurangi risiko genangan di kawasan permukiman saat musim hujan.