Komisi XII DPR RI menyoroti pentingnya keselamatan operasional kilang dalam pengelolaan fasilitas energi di Indramayu. Pengawasan aspek teknis dan keselamatan dinilai perlu diperkuat agar kegiatan industri energi berjalan optimal sekaligus mencegah potensi insiden.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI, Muhammad Rohid, saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026).
Rohid mengingatkan agar berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran maupun kesalahan operasional di kawasan kilang diantisipasi sejak dini. Menurutnya, keselamatan harus menjadi perhatian utama mengingat aktivitas di kawasan tersebut menjadi sorotan publik.
“Semua mata tertuju ke sini. Karena itu, jangan sampai ada tindakan yang justru memicu persoalan, seperti kejadian kebakaran yang pernah terjadi sebelumnya. Ini perlu dihindari,” ujar Rohid.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu juga menekankan pentingnya memahami kondisi teknis di lapangan, termasuk faktor-faktor yang berpotensi menimbulkan kesalahan maupun gangguan keselamatan.
Selain aspek teknis, Rohid mengingatkan pengelola fasilitas energi untuk memperhatikan perkembangan teknologi informasi. Setiap kejadian di lapangan kini dapat dengan cepat direkam dan disebarluaskan kepada publik melalui media sosial.
“Sekarang zamannya sudah berbeda. Kalau ada masalah, orang bisa langsung merekam dan mengunggahnya, kemudian viral. Karena itu, hal-hal seperti ini perlu benar-benar diperhatikan agar tidak menimbulkan persoalan dan sulit dipertanggungjawabkan,” tuturnya.