Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengerahkan jajaran pengurus DPD, DPC Gerindra Bangka Selatan, serta Laskar Gerindra Babel untuk membantu warga Dusun Serdang yang terdampak kebakaran pada Sabtu (10/10/2026).
Kebakaran tersebut dilaporkan menghanguskan sekitar 500 rumah dan berdampak terhadap kurang lebih 2.000 warga. Merespons musibah itu, Gerindra Babel mendirikan posko bantuan sosial di lokasi terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.
Sejumlah bantuan disiapkan, meliputi dapur umum berkapasitas 1.000 porsi makanan per hari, pasokan air bersih, lima ton beras, uang tunai Rp100 juta, serta berbagai kebutuhan dasar seperti pakaian dalam, susu, pembalut, dan perlengkapan lainnya.
Erzaldi mengatakan, seluruh kader Gerindra di daerah diminta terlibat langsung membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak kebakaran. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan warga harus menjadi prioritas, terutama pada masa awal setelah mereka kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Kami kerahkan pengurus DPD dan DPC Gerindra Bangka Selatan untuk turun langsung ke lokasi. Saya minta seluruh kader ikut membantu apa pun yang diperlukan warga terdampak. Lihat kebutuhan mereka di lapangan, kemudian lakukan apa yang bisa kita bantu. Jangan sampai masyarakat yang sedang tertimpa musibah merasa menghadapi keadaan ini sendirian,” kata Erzaldi, Selasa (13/10/2026).
Ia menegaskan, kehadiran kader di lokasi bencana harus diwujudkan melalui bantuan nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kepedulian tidak cukup ditunjukkan dengan kehadiran, tetapi juga harus berlanjut melalui pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga terdampak.
“Penyaluran bantuan sudah berjalan. Kita siapkan makanan, air bersih, beras, dan kebutuhan dasar lainnya. Saya berharap seluruh kader ikut menjaga agar bantuan ini sampai kepada warga yang membutuhkan. Dalam keadaan seperti ini, kepedulian harus terlihat dari apa yang kita kerjakan,” ujarnya.
Upaya membantu korban kebakaran tersebut juga mendapat dukungan dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Melati, S.H. Dukungan ini melengkapi gerakan pengurus partai di daerah dalam membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak setelah kehilangan tempat tinggal.
Bantuan tambahan disalurkan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fraksi Gerindra, Yogi Maulana. Bantuan tersebut meliputi lima ton beras, 1.000 potong pakaian, 10.000 liter air bersih, serta uang tunai Rp100 juta.
Yogi mengatakan, bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.
“Yang paling penting sekarang adalah membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada yang membutuhkan beras, pakaian untuk keluarga, air bersih, dan kebutuhan lainnya. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga yang sedang menghadapi musibah,” kata Yogi.
Wakil Sekretaris Partai Gerindra Bangka Selatan sekaligus koordinator lapangan bantuan sosial, Rusi Sartono, S.IP., mengatakan pendirian posko dan penyaluran bantuan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan partai.
“Ini merupakan arahan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Erzaldi Rosman, serta Anggota DPR RI Ibu Melati, dan juga amanah dari Pak Prabowo,” kata Rusi.
Menurut Rusi, posko bantuan berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa pemulihan awal. Dapur umum disiapkan untuk menyediakan makanan setiap hari, sementara bantuan beras, air bersih, uang tunai, dan perlengkapan kebutuhan dasar disalurkan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda.
Ia menambahkan, kebutuhan warga pascakebakaran tidak hanya mencakup makanan dan tempat tinggal sementara. Ketersediaan air bersih, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak juga perlu mendapat perhatian.
Melalui posko dan penyaluran bantuan tersebut, Gerindra Babel berupaya membantu warga Dusun Serdang melewati masa sulit pascakebakaran. Pemenuhan kebutuhan dasar diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat secara bertahap.